Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana langkah-langkah untuk melakukan partisi hardisk pada sistem operasi open source.
Sistem operasi yang digunakan adalah Linux Ubuntu 20
Partisi adalah pembagian ruang-ruang pada hardisk ke dalam beberapa bagian untuk tujuan tertentu. Pada sistem operasi Linux sendiri, partisi dibagi menjadi 10, yaitu Root (/); /swap; /home; /usr; /opt; /tmp; /var; /bin; dan /etc.
Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan partisi hardisk pada sistem operasi open source pada Ubuntu 20
Membuka Linux Ubuntu 20. Lalu, klik kanan dan pilih menu terminal.
Pada terminal tadi, akan muncul tampilan seperti ini.
Lalu, menuliskan sodo fuser - vki/var/lib/apt/lists/lock. Selanjutnya kita akan diminta untuk menuliskan password. Password ini merupakan password yang dibuat saat proses instalasi (pada Materi 3).
Lalu, menuliskan sodo apt-get update untuk menginstalasi GParted.
Kemudian, menuliskan kode sudo apt-get install gparted untuk memulai proses instalasi GParted.
Buka aplikasi GParted yang sudah terinstall.
Menuliskan password agar bisa masuk ke dalam aplikasi GParted.
Tampilan awal aplikasi GParted. Sudah terdapat 3 partisi.
Langkah selanjutnya adalah me-resize partisi ext4.
Partisi dev/sda5 tidak bisa di-resize sehingga kita harus mengunduh GParted live.
Lalu kembali ke VirtualBox, jangan lupa untuk mematikan komputer terlebih dahulu. Pada VirtualBox pilih menu penyimpanan dan klik pada IDE kosong, centang pada pilihan gparted-live-.
Tampilan awal GParted live.
Lalu, tekan enter pada pilihan Don't touch keymap
Tekan enter pada pilihan bahasa yang akan digunakan.
Lalu, buat partisi baru pada partisi yang sudah dibagi tadi. Beri nama LocalDiskF. Jika sudah, klik tombol apply.
Sebelum keluar dari komputer, klik tombol Peranti, lalu Drive Optik, pilih IDE (IDE Master Primer), dan terakhir hilangkan centang pada pilihan gparted-live-1.3.1.1-amd64.iso
Materi ini merupakan materi terakhir dari tugas UTS Program Sistem Komputer. Sekian penjelasan dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Comments
Post a Comment